Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Deskripsi

Modul Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja dengan kode OPKR. 10-018 B membahas tentang pemahaman berkomunikasi di tempat kerja serta bagaimana cara berkomunikasi yang baik untuk mempertahankan prestasi tempat kerja.

Materi kompetensi yang terdapat pada modul ini merupakan penunjang dalam menyelesaikan  kompetensi-kompetensi yang lain bagi para siswa SMK. Karena modul ini diperuntukkan bagi siswa SMK Otomotif, maka materi akan terkait langsung dengan tempat kerja di bidang perotomotifan. Apabila siswa menguasai kompetensi ini, akan mudah mempelajari kompetensi-kompetensi  berikutnya. Setelah melaksanakan modul ini diharapkan siswa dapat memahami  berbagai macam komunikasi, peralatan komunikasi dan trampil berkomunikasi dengan benar dan baik. Kompetensi yang terdapat dalam modul ini akan membekali siswa pengetahuan dan ketrampilan serta sikap yang benar dalam berkomunikasi terkait dengan setiap pekerjaan di tempat kerja, sehingga siswa memiliki kemampuan berkomunikasi yang dapat diterapkan di dunia industri perotomotifan.

Modul ini dibagi menjadi 2 kegiatan belajar yaitu: kegiatan belajar 1  Memelihara, memahami dan menyampaikan informasi tempat kerja/bengkel, dan kegiatan belajar 2 Mempertahankan prestasi tempat kerja.

B.   Prasyarat

Sebelum memulai modul ini, anda harus sudah menyelesaikan modul OPKR.10-016 B tentang K3,  OPKR. 10-017 B tentang penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja, sesuai dengan peta kedudukan modul.

C.   Petunjuk Penggunaan Modul

 

1.    Petunjuk Bagi Siswa

Untuk memperoleh hasil belajar secara maksimal dalam mempelajari materi modul ini, langkah-langkah yang perlu dilaksanakan antara lain:

a.    Bacalah dan pahamilah dengan seksama uraian-uraian materi yang ada pada kegiatan belajar

b.    Bila ada materi yang kurang jelas, siswa dapat bertanya pada guru yang mengampu kegiatan belajar tersebut

c.     Kerjakanlah setiap tugas formatif (soal latihan)untuk mengetahui seberapa besar pemahaman yang telah dimiliki terhadap materi-materi yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar

d.    Untuk kegiatan belajar yang terdiri dari teori dan praktik, perhatikanlah hal-hal berikut ini:

1)    Perhatikan petunjuk-petunjuk keselamatan kerja yang diberikan

2)    Pahami setiap langkah kerja (prosedur praktikum) dengan baik

3)    Sebelum melaksanakan praktik, siapkan alat dan bahan yang

4)    diperlukan secara cermat (lihat lembar kerja)

5)    Gunakan alat sesuai prosedur  pemakaian yang benar, dan bertanya

6)    kepada guru apabila ada yang kurang jelas

7)    Setelah selesai praktik, kembalikan alat dan bahan ke tempat semula.

e.    Siswa dinyatakan menguasai materi, bila sudah dapat menjawab seluruh soal dengan benar tanpa melihat buku atau kunci jawaban, serta dapat menyelesaikan praktik sesuai standar minimal yang ditentukan. Bila belum berhasil siswa wajib mengulangi.

f.     Bila siswa sudah dinyatakan berhasil, siswa bersama guru dapat membuat rencana uji kompetensi dengan menghadirkan lembaga sertifikasi profesi setempat yang telah diakui keberadaannya, untuk mendapatkan pengakuan kompetensi dengan sertifikat.

g.    Konsultasikan dengan guru pada saat merencanakan proses belajar, saat menemui kesulitan dalam menjawab soal-soal maupun pada waktu melaksanakan praktik, ataupun bila memerlukan sumber belajar yang lain. Dapat mengkomunikasikan dengan guru bila membutuhkan pendamping dari industri pada saat belajar, juga saat akan mengerjakan modul berikutnya.

2.    Petunjuk Bagi Guru

Dalam setiap kegiatan belajar guru berperan untuk:

a.    Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar

b.    Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.

c.     Membantu siswa dalam memahami konsep, praktik baru, dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajarnya.

d.    Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar.

e.    Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.

f.     Membantu siswa mencarikan pendamping dari industri bila diperlukan.

g.    Mencatat hasil kemajuan siswa

h.    Melaksanakan penilaian internal

i.      Menjelaskan pada siswa apabila ada yang perlu dibenahi dan merundingkan pada siswa rencana pemelajaran berikutnya.

D.   Tujuan Akhir

Setelah mempelajari secara keseluruhan materi kegiatan belajar dalam modul ini siswa diharapkan:

1.    Memahami, memelihara dan mengkomunikasikan informasi tempat kerja secara efektif dan baik

2.    Dapat mempertahankan prestasi tempat kerja.

E.    KOMPETENSI

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Memelihara,

memahami

dan

menyampai

kan informasi

tempat kerja.

2. Memper-  tahan

kan prestasi

tempat kerja.

*Informasi diakses dari sumber yang terpercaya untuk memastikan ketramoilan komunikasi yang efektif ketika mengirim maupun menerima informasi.

*Bantuan dibuat untuk menyamakan pengertian di tempat kerja. *Permintaan dari rekan kerja dipenuhi dengan senang hati.

*Tujuan tempat kerja diidentifikasi dan dipenuhi.

*Data disimpan sesuai prosedur tempat kerja dan K3.

*Berbagai macam komunikasi dan peralatan komunikasi.

*Proses komunikasi yang efektif.

*Proses menerima dan menindak lanjuti informasi.

*SOP

Penggunaan dan pemeliharaan data tempat kerja.

*Cermat dan teliti dalam menerima dan menindak lanjuti informasi,

* Efektif dalam berkomunikasi.

*Menerapkan  K3 dan SOP.

*Cermat dan teliti dalam menerima,meng-elola dan menyimpan data.

*Macam-macam jenis komunikasi dan alat komunikasi.

*Prosedur komunikasi.

Prosedur pengoperasian dan penyimpanan data.

*Berkomunikasi yang efektif dalam menerima dan menindak lanjuti informasi.

*Melaksanakan pengoperasian dan penyimpanan data.

F.    Cek Kemampuan

Sebelum siswa mempelajari modul ini, siswa dapat mencoba mengerjakan soal-soal yang ada pada lembar soal formatif tanpa melihat uraian materi atau kunci jawaban. Bila siswa sudah merasa bisa, guru pembimbing supaya melakukan pengetesan. Dan apabila siswa benar sudah menguasai materi sesuai standar minimal yang ditentukan, guru pembimbing menyediakan modul pemelajaran berikutnya untuk dipelajari siswa. Tetapi bila belum bisa, supaya siswa melanjutkan mempelajari modul ini.

BAB II

 PEMELAJARAN

A.   Rencana Belajar Siswa

 

Rencanakanlah setiap kegiatan belajar anda dengan mengisi tabel di bawah ini dan mintalah bukti belajar kepada guru jika telah selesai mempelajari setiap kegiatan belajar.

Jenis Kegiatan

Tanggal

Waktu

Tempat Belajar

Alasan Perubahan

Paraf Guru

1.  Memahami, memelihara

dan menyampaikan

informasi tempat kerja

2.  Mempertahankan

prestasi tempat kerja.

B.   Kegiatan Belajar

 

Kegiatan Belajar 1.  Memahami, Memelihara dan Menyampaikan Informasi Tempat Kerja.

a.    Tujuan Kegiatan Belajar

 

1.    Siswa dapat menjelaskan berbagai jenis komunikasi, macam-macam peralatan komunikasi tempat kerja, serta cara berkomunikasi yang tepat.

2.    Siswa dapat melakukan pemeliharaan

b.    Uraian Materi

 

1.    Pengertian Komunikasi

Komunikasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, terlebih manusia yang melakukan aktifitas ataupun pekerjaan tertentu.

Menurut kamus Bahasa Indonesia komunikasi adalah penyampaian dan penerimaan pesan antara dua orang atau lebih secara benar, sehingga tujuan berkomunikasi tercapai.

Orang yang menyampaikan informasi disebut komunikator sedang penerima informasi disebut komunikan. Komunikator dapat menyampaikan informasi atau pesan secara lisan, tertulis maupun dengan isyarat.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan suatu komunikasi, antara lain:

a.    Komunikator dapat berperan baik

b.    Tujuan komunikasi harus jelas

c.     Isi komunikasi dikemas secara jelas dan mudah dipahami

d.    Alat komunikasi yang tepat dan baik

e.    Komunikasi harus menarik

 

2.    Macam-macam Jenis Komunikasi

Komunikasi ada beberapa macam atau jenis. Masing-masing jenis komunikasi mempunyai kekurangan dan kelebihan.

 

Macam-macam komunikasi yang dimaksud antara lain:

a.    Komunikasi secara lisan

Komunikasi lisan adalah komunikasi yang bersifat langsung, yaitu dalam bentuk pembicaraan. Komunikasi dalam bentuk pembicaraan, diperlukan pembicara yang baik.

b.    Komunikasi tertulis

Komunikasi tertulis adalah penyampaian informasi dengan tujuan etrtentu dengan cara ditulis, baik ditujukan pada seseorang maupun kepada kelompok orang. Komunikasi tertulis biasanya berupa surat, kartu, tulisan dinding/poster dan sebagainya.

c.     Komunikasi dengan gambar

Komunikasi atau informasi kadangkala lebih tepat dengan menggunakan gambar. Misalkan tanda-tanda penyimpanan bahan berbahaya, larangan atau perintah terkait dengan keselamatan kerj, gambar teknik dan sebagainya.

d.    Komunikasi dengan isyarat

Komunikasi dengan isyarat kadangkala lebih efektif, manakala pada suatau tempat atau tempat kerja dengan mobilitas tinggi. Misalnya isyarat tangan untuk mengatur lalu lintas, lampu tanda lalu lintas dan sebagainya.

3.    Macam-Macam Peralatan/Media Komunikasi

Pemilihan dan penggunaan peralatan komunikasi adalah hal yang tidak dapat dihindarkan, bahkan menjadi sebuah kebutuhan pada jaman moderen ini. Seseorang akan mudah berkomunikasi dengan orang lain yang bertempat tinggal jauh dari komunikator dengan peralatan tertentu.

Berdasarkan cara menggunakan, alat komunikasi ada beberapa macam, antara lain:

a.    Alat komunikasi penglihatan (Visual)

Visual berarti dapat dilihat. Jadi alat komunikasi visual adalah alat   bantu komunikasi yang dapat dilihat, dibaca sehingga tujuan komunikasi dapat tercapai.

Alat komunikasi visual antara lain: surat, kartu, poster,gambar teknik, lampu isyarat dan sebagainya.

b.    Alat komunikasi pendengaran (Audio)

Audio artinya dapat didengar. Alat komunikasi audio adalah suatu alat bantu berkomunikasi yang dapat menyiarkan suara sehingga komunikator dapat berbicara dengan komunikan dari jarak jauh.

Misalnya: Telphon, hand phone, Mikrophone, radio, tape dan sebagainya.

c.    Alat komunikasi pendengaran dan penglihatan (audio visual)

Audio visual artinya dapat didengar dan dilihat. Jadi alat komunikasi audio visual adalah alat bantu komunikasi dimana komunikator dapat berkomunikasi dengan komunikan dari jarak jauh dengan masing-masing dapat berbicara,mendengar dan melihat secara langsung. Contohnya: Televisi, Hand phone dan sebagainya.

4.    Memilih dan Menggunakan Alat Komunikasi

Penggunaan alat atau media komunikasi di tempat kerja khususnya tempat kerja yang terkait dengan perotomotifan, juga tidak terlepas dari tujuan dari komunikasi itu sendiri.

a.    Media Penglihatan (visual)

Media visual adalah alat bantu komunikasi yang paling banyak digunakan baik untuk kepentingan manajemen, pekerja/mekanik, pelanggan/customer atau setiap orang yang melakukan aktifitas pada tempat kerja tersebut.

Untuk memberikan informasi kondisi disekitar tempat kerja dan apa yang harus dilakukan oleh setiap orang yang terkait dengan kondisi serta aktifitas tempat kerja tersebut, maka media visual adalah pilihan yang paling tepat.

  • Surat

Surat adalah media komunikasi visual yang selalu digunakan pada suatu tempat kerja, dan biasa dikelola oleh bagian administrasi atau Tata usaha.

Administrasi yang baik, bila mana setiap surat yang masuk  maupun keluar dicatat serta disimpan secara benar, sehingga sewaktu-waktu diperlukan mudah dicari.

Cara penyimpanan surat yang baik:

-          Surat diberi nomor urut

-          Surat diberi kode tanggal, bulan dan tahun

-          Surat dikelompokkan sewsuai jenisnya dan diberi kode

-          Surat disimpan di tempat penyimpanan khusus/filing cabinet yang mempunyai beberapa laci

-          Tidak memakan tempat

-          Penyimpana dalam laci sesuai dengan kode jenis surat, kode penomoran, kode tanggal, bulan dan tahun

-          Mudah dicari bila diperlukan

-          Mudah dipindah bila ada pengembangan.

Macam-macam surat yang dibuat atau digunakan pada tempat kerja, khususnya pada perusahaan atau perbengkelan otomotif antara lain: Surat perjanjian jual beli, surat penerimaan dan pengiriman barang, surat pembayaran, surat tagihan, surat pesanan/order, Surat pengenalan produk, faktur dan rekening, surat pengaduan, surat-surat perijinan dan sebagainya.

Contoh salah satu jenis surat (Surat Perjanjian Kerja)

 

  • Buku Petunjuk Pemilik

Buku petunjuk pemilik biasanya diberikan kepada pembeli produk tertentu oleh manajemen perusahaan. Buku ini biasanya berisi petunjuk pengoperasian, ketentuan perawatan, garansi dan informasi tentang peralatan pada produk tersebut. Buku ini dimaksudkan agar pembeli produk cepat dapat menguasai/mengoperasikan produk yang dibelinya.

                    Contoh Buku Petunjuk Pemilik

 

  • Kartu Perawatan/Servis

Kartu perawatan atau kartu servis digunakan untuk mengkomunikasikan ketentuan dan waktu servis untuk kendaraan tertentu supaya komunikan/customer mengetahui kapan kendaraan miliknya harus diservis, dan apa saja yang perlu diservis.

 

 

 

 

Contoh Kartu Servis

 

  • Kartu Peminjaman Alat

Kartu peminjaman alat berguna untuk ketertiban penggunaan alat, sekaligus menjaga keutuhan  peralatan sehingga peralatan tidak mudah hilang.

 

NO.

 

NAMA ALAT

SPESIFIKASI

JUMLAH

KETERANGAN

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Jogyakarta…………2005

Peminjam

(………………………….)

         Contoh Kartu Peminjaman Alat

 

  • Kartu Bon Bahan/Komponen/Spart Part

Kartu Bon bahan/komponen/part berfungsi untuk mengontrol penggunaan bahan/komponen/part, sehingga dapat digunakan untuk perhitungan beaya servis ataupun biaya pengadaannya kembali.

 

NO.

 

NAMA ALAT

SPESIFIKASI

JUMLAH

KETERANGAN

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Jogyakarta…………2005

Pengebon

(………………………….)

 

         Contoh Kartu Bon Bahan/Komponen/Part

  • Poster/Spanduk

Poster atau sepanduk biasa digunakan pada tempat kerja untuk menjaga keselamatan,ketertiban, kelancaran, kebersihan dan kenyamanan tempat kerja dalam bentuk ajakan, larangan dan penjelasan bagian-bagian lokasi bengkel tempat kerja. Poster atau spanduk yang berisi tulisan atau gambar.

Adapun macam isi tulisan antara lain: Nama lokasi sesuai jenis aktifitasnya, larangan parkir, kecepatan kendaraan yang diijinkan, peringatan tentang kebersihan,tulisan atau gambar kode  penyimpanan material berbahaya, larangan tidak merokok atau gambar jenis material yang berbahaya seperti tegangan listrik dan sebagainya.

DEPT.CHASIS              DEPT.ENGINE

 

DEPT.ELECTRICAL        DEPT.BODY

        Contoh Spanduk Informasi Lokasi

 

                                                                                                                                               

P                                                 10 km

 

 

 

Contoh Tempat Parkir Dan Informasi Kecepatan Kendaraan

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                      

 

 

KEBERSIHAN TERMASUK SEBAGIAN DARI IMAN

 

    Contoh Himbauan Menjaga Kebersihan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

             AWAS ! ! TEMPAT MENYIMPAN BAHAN MUDAH TERBAKAR

                                                         

Contoh Informasi Penyimpanan Bahan Mudah Terbakar

 

 

 

                                AWAS

                                TEGANGAN TINGGI

 

 

 

 

 

 

 

  Contoh Peringatan bahaya tegangan tinggi

 

  • Lampu Isyarat

Lampu isyarat biasa digunakan pada tempat kerja/bengkel yang mobilitas kendaraan yang lewat cukup tinggi. Hal tersebut dimaksudkan agar aktifitas lancar dan mengurangi bahaya kecelakaan.

 

 

 

 

 

 

 

                         Contoh Lampu Isyarat

 

b.    Media Pendengaran (Audio)

Media pendengaran/audio kadangkala menjadi pilihan yang paling tepat pada suatu tempat kerja, misalkan untuk menghubungi seseorang yang lokasinya jauh dari tempat kerja,memanggil atau menginformasikan sesuatu kepada customer, mekanik atau pekerja yang lain, peringatan jam masuk,istirahat maupun akhir jam kerja dan sebagainya.

Alat komunikasi audio yang paling banyak digunakan pada tempat kerja/bengkel otomotif antara lain:

  • Telphone atau Handphone

Telephone atau handphone adalah alat komunikasi jarak jauh di mana komunikator dapat berbicara langsung dengan komunikan, sehingga beaya dan waktu dapat dihemat dengan menggunakan peralatan ini.

 

                 Contoh Telphone/Handphone

  • Speaker

Speaker dapat berupa Radio, Mikrophone atau Los Speaker. Alat ini biasa digunakan untuk menginformasikan, memanggil antrian kustomer bila sudah sampai pada urutannya, atau pemanggilan pekerja/mekanik dan orang-orang yang dibutuhkan saat itu disuatu tempat kerja/bengkel.

                    Contoh Speaker

 

  • Bel Tanda/Alarm

Bel tanda banyak digunakan pada tempat kerja untuk menginformasikan waktu masuk kerja, istirahat atau berakhirnya jam kerja.

                                                                                        Contoh Bel Tanda

c.    Media Audio Visual

Media audio visual juga banyak digunakan pada tempat kerja/bengkel. Media ini dapat berupa Televisi atau handphone.

  • Televisi

Pada tempat kerja atau bengkel, alat ini biasa digunakan untuk menginformasikan atau memanggil kustomer yang melakukan antrian menunggu dan sudah sampai pada gilirannya, informasi berupa tulisan pada monitor disertai suara panggilan dan sebagainya. Selain itu Televisi juga menjadi sarana hiburan bagi kustomer yang menunggu, agar tidak mengalami kejenuhan.

                  Contoh Televisi

 

  • Handphone

Handphone selain untuk berkomunikasi ada juga yang dapat menampilkan komunikator kepada komunikan, dimana komunikator dan komunikan dapat berbicara secara langsung dan saling melihat.

                      Contoh Handphone

 

 

c. Rangkuman

 

1.    Komunikasi adalah penyampaian dan penerimaan informasi secara perorangan atau kelompok dengan benar, sehingga tujuan  komunikasi dapat tercapai.

2.    Hal-hal yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi:

a.    Komunikator dapat berperan dengan baik

b.    Tujuan komunikasi jelas

c.    Isi komunikasi jelas

d.    Alat komunikasi tepat

e.    Komunikasi menarik

3.    Jenis-jenis komunikasi:

a.    Komunikasi secara lisan

b.    Komunikasi dengan tulisan

c.    Komunikasi dengan gambar

d.    Komunikasi dengan isyarat

4.    Macam-macam jenis alat/media komunikasi:

a)    Media penglihatan (visual)

b)    Media pendengaran (Audio)

c)    Media Audio visual

5.    Alat komunikasi visual antara lain:

a.    Macam-macam surat

b.    Buku pemilik

c.    Kartu perawatan/servis

d.    Kartu peminjaman alat

e.    Kartu bon barang/komponen/part

f.     Poster/spanduk

g.    Lampu isyarat

6.    Alat komunikasi Audio:

a.    Telphone/hand phone

b.    Speaker

c.    Bel tanda atau sirine

d.    Radio/Tape

7.    Alat komunikasi Audio visual:

a.    Televisi

b.    Handphone

8.    Cara penyimpanan surat yang baik:

a.    Surat diberi nomor urut

b.    Surat diberi kode tanggal, bulan dan tahun

c.     Surat dikelompokkan sewsuai jenisnya dan diberi kode

d.    Surat disimpan di tempat penyimpanan khusus/filing cabinet yang mempunyai beberapa laci

e.    Tidak memakan tempat

f.     Penyimpana dalam laci sesuai dengan kode jenis surat, kode penomoran, kode tanggal, bulan dan tahun.

g.    Mudah dicari bila diperlukan

h.    Mudah dipindah bila ada pengembangan.

d. Tugas

 

1.    Infentarisasikan alat/media komunikasi yang ada pada bengkel sekolah, catatlah jenis yang ada beserta kondisinya dalam buku laporan.

2.    Belajarlah membuat media komunikasi untuk menginformasikan tempat kerja/bengkel sekolah dalam rangka kelancaran pekerjaan di tempat kerja/bengkel.

e. Tes Formatif

 

1.    Apa yang dimaksud dengan komunikasi?

2.    Sebutkan 5 hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan berkomunikasi!

3.    Sebutkan 4 jenis komunikasi dan berikan contoh masing-masing sebuah!

4.    Sebutkan 11 contoh alat komunikasi visual!

5.    Sebutkan 4 contoh alat komunikasi Audio, dan 2 contoh audio visual!

6.    Sebutkan 8 cara penyimpanan arsip/surat yang baik!

7.    Sebutkan 8 isi pokok buku petunjuk pemilik!

8.    Sebutkan 8 isi pokok kartu servis kendaraan yang paling sederhana!

9.    Sebutkan  8 isi pokok nota/kwitansi pembayaran servis kendaraan!

10. Sebutkan 8 isi pokok kartu bon komponen/part!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

f. Kunci Jawaban

 

1.    Komunikasi adalah penyampaian dan penerimaan informasi secara perorangan atau kelompok dengan benar, sehingga tujuan komunikasi dapat tercapai.

2.    5 hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan berkomunikasi:

a.    Komunikator dapat berperan dengan baik.

b.    Tujuan komunikasi jelas.

c.     Isi komunikasi jelas.

d.    Alat komunikasi tepat.

e.    Komunikasi menarik

3.    4 jenis komunikasi:

a.    Komunikasi lisan

b.    komunikasi tertulis

c.     komunikasi dengan gambar

d.    komunikasi dengan isyarat

4.    11 contoh alat komunikasi visual:

a.    kartu pemilik

b.    kartu servis

c.     kartu peminjaman alat

d.    kartu bon part

e.    spanduk

f.     Poster

g.    Rambu peringatan

h.    surat perjanjian kerja

i.      surat jual beli

j.     faktur

k.    lampu isyarat

5.    Telphone, handphone, radio, tape, speaker dan Televisi serta berlayar monitor.

6.    Penyimpanan surat:

a.    Surat diberi kode nomor atau huruf.

b.    Surat diberi kode Tanggal,bulan dan Tahun.

c.     Surat dikelompokkan sesuai jenisnya dan diberi kode.

d.    Surat disimpan di tempat penyimpanan khusus/filing cabinet yang mempunyai beberapa laci.

e.    Tidak memakan tempat.

f.     Penyimpan dalam laci sesuai dengan kode jenis surat, kode penomoran, kode tanggal, bulan dan Tahun.

g.    Mudah dicari bila diperlukan.

h.    Mudah dipindah bila ada pengembangan.

7.    Merek produk, pengenalan bagian-bagian produk, Petunjuk pengoperasian, petunjuk pemeriksaan sebelum jalan, perawatan berkala, spesifikasi, cara penyimpanan dan masa pemakaian awal.

8.    Jenis/merek, Nomor, Tanggalservis, jaraktempuh, identitas pemilik, identitas kendaraan, tanggal pembelian,data servis/penggantian part, tanda tangan mekanik dan tanda tangan pemilik.

9.    Identitas tempat kerja/bengkel, identitas pemilik, tanggal servis, identitas kendaraan, jenis servis dan biaya, penggantian part dan biaya, jumlah beaya total dan tanda tangan mekanik.

10. Identitas tempat kerja, nomor nota, Tanggal, no urut nota, nama

komponen/part, spesifikasi, jumlah, harga dan tanda tangan bagian part.

Kegiatan Belajar 2.  Mempertahankan Prestasi Tempat Kerja

 

a. Tujuan Kegiatan Belajar

 

1.    Siswa memahami cara mempertahankan prestasi tempat kerja.

2.    Siswa dapat mengelola dan menerapkan berbagai informasi untuk mempertahankan prestasi tempat kerja.

 

b. Uraian Materi

 

1.    Prestasi Tempat Kerja

Prestasi tempat kerja adalah situasi dan kondisi dimana seluruh pekerja, pelanggan dan semua orang yang terlibat dalam aktifitas pada tempat kerja tersebut merasa nyaman sehingga tujuan masing-masing ataupun kelompok pada tempat kerja tersebut dapat tercapai.

Prestasi tempat kerja dapat diwujudkan dan dipertahankan dengan pengelolaan, penerapan komunikasi yang benar. Untuk dapat menerapkan komunikasi yang benar, seluruh personil yang terlibat di dalam tempat kerja tersebut harus mampu menerapkan berbagai peralatan komunikasi yang ada dengan tepat.

2.    Mempertahankan Prestasi Tempat Kerja

Untuk dapat mempertahankan atau menjaga prestasi tempat kerja, seluruh personil/pekerja harus dapat menggunakan berbagai jenis media informasi secara baik dan tepat sesuai dengan jenis atau lingkup kerja masing-masing.

a.    Dengan Pengelolaan Surat

Surat menyurat adalah bagian yang tak terpisahkan dari suatu    tempat kerja. Personil/pekerja dibagian ini harus dipilih orang-orang yang terampil dibidang administrasi.

Syarat Pegawai Bagian Persuratan

  • Harus cerdas dan cekatan
  • Memahami struktur organesasi tempat kerja
  • Berpandangan luas, teliti dan tekun
  • Daya ingat kuat
  • Dapat menulis cepat, tepat dan rapi
  • Menguasai berbagai jenis media pengarsipan
  • Disiplin dan jujur

Karena surat merupakan alat komunikasi yang penting, maka perlu dihindari hal-hal yang dapat menimbulkan kesalah pahaman yang dapat berakibat putusnya sebuah hubungan kerja.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pembuatan Surat

  • Gaya penulisan menarik
  • Tujuan jelas
  • Gaya bahasa mudah dipahami
  • Tidak bertele-tele, singkat dan jelas
  • Terkait langsung dengan masalah si penerima
  • Bahasa tegas dan berwibawa

Melalui proses penanganan surat menyurat yang tepat dan baik akan dapat membantu mempertahankan atau menjaga prestasi tempat kerja. Oleh sebab itu manajemen suatu tempat kerja harus benar-benar memahami dan memperhatikan hal berikut:

  • Surat dapat menjaga hubungan kerja dengan pihak lain
  • Surat dapat mengendalikan kegiatan di tempat kerja baik

secara intern maupun ekstern

  • Pengurusan surat tepat menunjukkan profesionalisme tempat

kerja, yang dapat memuaskan semua pihak

  • Ketertiban penanganan surat akan menjaga efektifitas kerja
  • Surat adalah bukti autentik yang sewaktu-waktu akan

diperlukan.

b.    Dengan Penggunaan Macam-Macam Kartu

Untuk pelayanan/servis, penggunaan komponen/part, peminjaman alat dan lainnya, kartu adalah media yang paling tepat untuk saling memberikan informasi, baik kepada kustomer atau dari bagian yang satu kepada bagian-bagian yang lain pada tempat kerja. Penggunaan kartu secara tepat sesuai prosedur dan jenis aktifitasnya akan mengefektifkan kinerja perusahaan, dan ketepatan jenis pekerjaan yang dilakukan yang pada akhirnya akan memberikan kepuasan kepada semua pihak yang terlibat pada suatu pekerjaan.

Syarat  Penggunaan Kartu Yang Baik

  • Seorang pekerja harus mengetahui benar kegunaan kartu

sesuai dengan jenis aktifitasnya. sewaktu-waktu akan

  • Setiap identitas yang ada pada kartu harus ditulis secara

lengkap dan jelas

  • Seuai aktifitas kartu harus diisi dengan macam pekerjaan yang

Dilakukan secara jelas

  • Sesuai aktifitasnya kartu diisi dengan macam komponen/prt

atau alat yang digunakan

  • Kartu harus ditandatangani secara jelas oleh pihak yang

menggunakan atau yang berwenang

  • Tembusan kartu harus diberikan atau dibagikan kepada pihak-

pihak yang seharusnya menerima

  • Arsip harus disimpan secara baik sesuai prosedur, agar bila

diperlukan akan segera dapat tersedia.

c.     Informasi Umum Tempat Kerja

Untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan tempat  kerja informasi berupa tulisan, spanduk, poster, tanda peringatan dan lampu isyarat adalah media yang paling efektif yang perlu diterapkan ditempat kerja.

Persyaratan Penempatan Tulisan, Spanduk, Poster, Tanda

Peringatan dan Lampu Isyarat

  • Pada tempat yang mudah dilihat atau dibaca
  • Pada tempat yang sesuai dengan jenis aktifitasnya
  • Media harus sesuai dengan jenis aktifitas atau kondisi yang

perlu diinformasikan

  • Informasi harus singkat, padatas dan jelas
  • Ilustrasi gambar, karikatur kadangkala lebih efektif.

d.    Penggunaan Telephone, Handphone atau Aiphone

Pembicaraan langsung jarak jauh menggunakan peralatan

Telephone, Handphone atau Aiphone. Cara penggunaan yang benar dan tepat akan mempengaruhi lawan bicara sehingga dapat membuat relasi lebih tertarik pada instansi atau tempat kerja yang bersangkutan, sehingga akan membantu keberhasilan pembicaraan yang pada akhirnya akan berpengaruh pula terhadap kinerja perusahaan atau tempat kerja secara keseluruhan.

Cara Penggunaan Telephone, Handphone  dan Aiphone Yang Benar

  • Angkatlah telephone saat berdiring, jangan lebih dari tiga kali
  • Telephone diangkat dengan tangan kiri dan yang kanan

menulis

  • Ucapkan salam dan beritahukan identitas secara singkat dan

jelas

  • Hindarkan sapaan atau jawaban “Hallo“
  • Catat setiap pesan secara teliti
  • Bila ada yang kurang jelas memohon untuk diulang
  • Pesan-pesan penting supaya dikatakan ulang sehingga pihak

penelpon dapat ikut mengecek.

  • Menutup Telpon setelah lawan bicara lebih dahulu menutup.

 

KARTU PENERIMAAN TELPON         

Untuk   : …………………………………..

Dari      : …………………………………..

Alamat  : …………………………………..

No.TLP  : ………………………………….

PESAN:

                 1. ………………………………………

                 2. ………………………………………

                 3. ………………………………………

                 4. ………………………………………

                 5. ………………………………………

                                 

                                   …………………., 2005

                                   JAM: …………………..

                                                Penerima

 

                                         (…………………….)

 

            Contoh Kartu Pencatatan Telephone

 

e.    Penggunaan Speaker

Untuk memberikan informasi atau memanggil orang di wilayah tempat kerja, terlebih bila wilayah tempat kerja tersebut cukup luas,  penggunaan speaker adalah langkah yang paling tepat.

Alat ini akan membantu komunikator menyampaikan pesan atau panggilan lebih cepat dan tanpa harus mendatangi komunikan, sehingga akan menghemat tenaga maupun waktu.

Penggunaan Speaker Yang Baik

  • Speaker dipasang menghadap pada daerah

komunikan

  • Informasi seyogyanya singkat dan jelas
  • Informasi atau panggilan diulang dua sampai tiga kali
  • Bila informasi atau panggilan belum mendapat respon

seyogyanya memanggil pekerja yang lain untuk melakukan cek

di lapangan.

  • Informasi atau panggilan sebaiknya ditulis terlebih dahulu

sebelum disampaikan.

f.     Penggunaan Televisi

Penyampaian informasi atau panggilan dengan media Televisi lebih menarik respon komunikan, selain itu Televisi juga dapat menjadi sarana hiburan ketika sorang kustomer harus menunggu di wilayah tempat kerja.

Pemasangan Televisi Di Tempat Kerja sebaiknya:

  • Di ruang tunggu wilayah tempat kerja
  • Di ruang yang tidak kena sinar matahari secara langsung
  • Di tempelkan pada dinding yang tidak terjangkau oleh orang dewasa yang berdiri
  • Ukuran disesuaikan dengan luas ruangan.

c. Rangkuman

 

1.    Prestasi Tempat Kerja

Prestasi tempat kerja adalah situasi dan kondisi dimana seluruh pekerja, pelanggan dan semua orang yang terlibat dalam aktifitas pada tempat kerja tersebut merasa nyaman sehingga tujuan masing-masing ataupun kelompok pada tempat kerja tersebut dapat tercapai.

2.    Syarat Pegawai Bagian Persuratan

  • Harus cerdas dan cekatan
  • Memahami struktur organesasi tempat kerja
  • Berpandangan luas, teliti dan tekun
  • Daya ingat kuat
  • Dapat menulis cepat, tepat dan rapi
  • Menguasai berbagai jenis media pengarsipan
  • Disiplin dan jujur.

3.    Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pembuatan Surat

  • Gaya penulisan menarik
  • Tujuan jelas
  • Gaya bahasa mudah dipahami
  • Tidak bertel-tele,singkat dan jelas
  • Terkait langsung dengan masalah si penerima
  • Bahasa tegas dan berwibawa.

4.    Manajemen Suatu Tempat Kerja Harus Benar-Benar Memahami    Dan Memperhatikan hal berikut:

  • Surat dapat menjaga hubungan kerja dengan pihak lain
  • Surat dapat mengendalikan kegiatan di tempat kerja baik secara intern maupun ekstern
  • Pengurusan surat tepat menunjukkan profesionalisme tempat kerja, yang dapat memuaskan semua pihak
  • Ketertiban penanganan surat akan menjaga efektifitas kerja
  • Surat adalah bukti autentik yang sewaktu-waktu  akan diperlukan.

5.    Syarat  Penggunaan Kartu Yang Baik

  • Seorang pekerja harus mengetahui benar kegunaan kartu sesuai dengan jenis aktifitasnya. sewaktu-waktu akan
  • Setiap identitas yang ada pada kartu harus ditulis secara lengkap dan jelas.
  • Seuai aktifitas kartu harus diisi dengan macam pekerjaan yang dilakukan secara jelas.
  • Sesuai aktifitasnya kartu diisi dengan macam komponen/prt atau alat yang digunakan.
  • Kartu harus ditandatangani secara jelas oleh pihak yang  menggunakan atau yang berwenang.
  • Tembusan kartu harus diberikan atau dibagikan kepada pihak-pihak yang seharusnya menerima.
  • Arsip harus disimpan secara baik sesuai prosedur, agar bila diperlukan akan segera dapat tersedia.

6.    Persyaratan Penempatan Tulisan, Spanduk, Poster, Tanda Peringatan dan Lampu Isyarat

  • Pada tempat yang mudah dilihat atau dibaca
  • Pada tempat yang sesuai dengan jenis aktifitasnya
  • Media harus sesuai dengan jenis aktifitas atau kondisi yang perlu diinformasikan.
  • Informasi harus singkat, padat dan jelas
  • Ilustrasi gambar,karikatur kadangkala lebih efektif.

7.    Cara Penggunaan Telephone, Handphone dan Aiphone Yang Benar

  • Angkatlah telephone saat berdiring, jangan lebih dari tiga kali
  • Telephone diangkat dengan tangan kiri dan yang kanan menulis
  • Ucapkan salam dan beritahukan identitas secara singkat dan jelas
  • Hindarkan sapaan atau jawaban “Hallo“
  • Catat setiap pesan secara teliti
  • Bila ada yang kurang jelas memohon untuk diulang
  • Pesan-pesan penting supaya dikatakan ulang sehingga pihak penelpon dapat ikut mengecek
  • Menutup Telpon setelah lawan bicara lebih dahulu menutup.

8.    Penggunaan Speaker Yang Baik

  • Speaker dipasang menghadap pada daerah komunikan
  • Informasi seyogyanya singkat dan jelas
  • Informasi atau panggilan diulang dua sampai tiga kali
  • Bila informasi atau panggilan belum mendapat respon seyogyanya memanggil pekerja yang lain untuk melakukan cek di lapangan
  • Informasi atau panggilan sebaiknya ditulis terlebih dahulu sebelum disampaikan.

9.    Pemasangan Televisi Di Tempat Kerja Sebaiknya:

  • Di ruang tunggu wilayah tempat kerja
  • Di ruang yang tidak kena sinar matahari secara langsung
  • Di tempelkan pada dinding yang tidak terjangkau oleh orang dewasa yang berdiri
  • Ukuran disesuaikan dengan luas ruangan.

d. Tugas

 

1.    Buatlaah kartu infentarisasi peralatan dan part,lakukan infentarisasi peralatan dan part yang ada pada bengkel sekolah secara teliti.

2.    Lengkapi bengkel sekolah dengan macam-macam tulisan atau poster peringatan dalam rangka kelancaran, ketertiban,  kebersihan dan keselamatan, sehingga akan meningkatkan atau mempertahankan prestasi tempat kerja.

3.    Lengkapilah bengkel sekolah dengan tanda-tanda isyarat yang diperlukan seperti bel tanda masuk, istirahat atau selesai praktek. Atau dengan speaker untuk memanggil/menginformasikan sesuatu.

4.    Berkunjunglah ke bengkel-bengkel servis, suku cadang atau sales kendaraan untuk mendapatkan contoh macam-macam surat dan macam-macam kartu, masing-masing 5 buah.

e. Tes Formatif

 

1.        Apa yang dimaksud dengan prestasi tempat kerja?

2.        Sebutkan 6 syarat pekerja pada bagian persuratan!

3.        Sebutkan 6 hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan surat!

4.        Sebutkan 5 hal yang perlu dipahami oleh manager tentang manfaat

surat!

5.        Sebutka 6 hal yang harus dimengerti oleh seorang mekanik sewaktu mengisi kartu servis!

6.        Sebutkan 5 hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan sepanduk, poster, tulisan peringatan atau tanda isyarat dalam rangka mempertahankan prestasi kerja di tempat kerja.

7.        Sebutkan 8 cara penggunaan telephone yang baik.

8.        Sebutkan 5 hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan speaker di tempat kerja.

9.        Sebutkan 4 cara pemasangan televisi yang tepat pada tempat kerja.

f. Kunci Jawaban

1.    Situasi dan kondisi dimana seluruh pekerja, pelanggan dan semua orang yang terlibat dalam aktifitas pada tempat kerja tersebut merasa nyaman sehingga tujuan masing-masing ataupun kelompok pada tempat kerja tersebut dapat tercapai.

 

2.    Harus cerdas dan cekatan, memahami struktur organisasi tempat kerja, berpandangan luas, teliti, dan tekun, daya ingat kuat, dapat menulis cepat, tepat dan rapi, menguasai berbagai jenis media pengarsipan, disiplin dan jujur.

 

3.    Gaya penulisan menarik, tujuan jelas, gaya bahasa mudah dipahami, tidak bertele-tele, singkat dan jelas, terkait langsung dengan masalah si penerima, bahasa tegas dan berwibawa.

 

4.    5 hal yang perlu dipahami oleh manager tentang manfaat surat:

a.    Surat dapat menjaga hubungan kerja dengan pihak lain

b.    Surat dapat mengendalikan kegiatan di tempat kerja baik secara intern maupun ekstern

c.     Pengurusan surat tepat menunjukkan profesionalisme tempat kerja, yang dapat memuaskan semua pihak

d.    Ketertiban penanganan surat akan menjaga efektifitas kerja

e.    Surat adalah bukti autentik yang sewaktu-waktu akan diperlukan

5.    6 hal yang harus dimengerti seorang mekanik pada saat mengisi kartu servis:

a.    Seorang pekerja harus mengetahui benar kegunaan kartu sesuai dengan jenis aktifitasnya

b.    Setiap identitas yang ada pada kartu harus ditulis secara lengkap dan jelas

c.     Sesuai aktifitas kartu harus diisi dengan macam pekerjaan yang dilakukan secara jelas

d.    Sesuai aktifitasnya kartu diisi dengan macam komponen/ prt atau alat yang digunakan

e.    Kartu harus ditandatangani secara jelas oleh pihak yang menggunakan atau yang berwenang

f.     Tembusan kartu harus diberikan atau dibagikan kepada pihak-pihak yang seharusnya menerima

g.    Arsip harus disimpan secara baik sesuai prosedur, agar segera dapat tersedia

6.    5 hal yang harus diperhatikan dalam pemasnagn spanduk:

a.    Pada tempat yang mudah dilihat atau dibaca

b.    Pada tempat yang sesuai denga jenis aktifitasnya

c.     Media harus sesuai dengan jenis aktifitas atau kondisi yang perlu diinformasikan

d.    Informasi harus singkat, padat dan jelas

e.    Ilustrasi gambar, karikatur kadangkala lebih efektif

7.    8 cara penggunaan telepon yang baik:

a.    Angkatlah telepon saat berdering, jangan lebih dari tiga kali

b.    Telepon diangkat dengan tangan kiri dan yang kanan menulis

c.     Ucapkan salam dan beritahukan identitas secara singkat dan jelas

d.    Hindarkan sapaan atau jawaban “hallo”

e.    Catat setiap pesan secara teliti

f.     Bila ada yang kurang jelas memohon untuk diulang

g.    Pesan-pesan penting supaya dikatakan ulang sehingga pihak penelpon dapat ikut mengecek

h.    Menutup telepon setelah lawan bicara lebih dahulu menutup

8.    5 hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan speaker:

a.    Speaker dipasang menghadap pada daerah komunikan.

b.    Informasi seyogyanya singkat dan jelas.

c.     Informasi atau panggilan diulang dua sampai tiga kali.

d.    Bila informasi panggilan belum mendapat respon seyogyanya memanggil pekerja yang lain untuk melakukan cek di lapangan.

e.    Informasi atau panggilan sebaiknya ditulis terlebih dahulu sebelum disampaikan.

9.    4 cara pemasangan televisi yang tepat di tempat kerja:

a.    Di ruang tunggu wilayah tempat kerja.

b.    Di ruang yang tidak kena sinar matahari secara langsung.

c.     Di tempelkan pada dinding yang tidak terjangkau oleh orang dewasa yang berdiri.

d.    Ukuran disesuaikan dengan luas ruangan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA

Kompetensi    :  Kontribusi dan Komunikasi di Tempat Kerja

Sub kompetensi:  Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja

Tujuan

1.    Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam media informasi di tempat

kerja

2.    Siswa dapat membuat media informasi visual untuk diterapkan di tempat

kerja/bengkel sekolah.

Keselamatan Kerja

1.    Pergunakan peralatan sesuai fungsinya

2.    Sewaktu menggunakan peralatan tenaga, komunikasikan dengan guru apa

bila ragu-ragu

3.    Gunakan peralatan keselamatan kerja sesuai SOP saat menggunakan peralatan bengkel.

Alat

1.    Alat-alat tulis dan gambar

2.    Gergaji besi, mistar baja, gergaji dan gunting plat

3.    Tangga

4.    Obeng, Tes pen

5.    Peralatan pengecatan.

Bahan

1.    Plat baja 0,3 mm atau bahan pengganti yang sesuai

2.    Paku beton.

Langkah Kerja

1.    Siapkan peralatan dan bahan

2.    Infentarisasikan peralatan komunikasi ataupun media informasi yang ada

pada bengkel sekolah, dengan mencatat nama, fungsi dan kondisinya.

3.    Buatlah beberapa media visual yang bermanfaat bagi bengkel sekolah

(konsultasikan dengan guru).

4.    Buatlah alat informasi tanda/isyarat yang sekiranya diperlukan di bengkel

sekolah (konsultasikan pada guru)

5.    Kembalikan peralatan dan bersihkan tempat kerja bila sudah selesai

praktik.

6.    Buatlah laporan kerja pada buku tugas.

 

LEMBAR KERJA

 

Kompetensi    :  Kontribusi dan Komunikasi di Tempat Kerja

Sub kompetensi:  Mempertahankan Prestasi di Tempat Kerja

Tujuan

1.    Siswa dapat menempatkan alat komunikasi pada tempat kerja secara tepat

2.    Siswa dapat menggunakan alat komunikasi yang ada pada bengkel sekolah

dengan benar

3.    Siswa dapat merawat/memelihara media informasi sesuai SOP.

Keselamatan Kerja

1.    Pergunakan peralatan sesuai fungsinya

2.    Bertanyalah kepada guru apa bila ragu-ragu/kurang jelas sewaktu akan

menggunakan peralatan

3.    Gunakan peralatan keselamatan kerja sesuai SOP saat menggunakan

peralatan bengkel.

Alat

1.  Paku  dan kawat baja

2.  Tangga

3.  Obeng, tes pen dan soldir

4.  Peralatan pengecatan.

Bahan

1.  Macam-macam media visual untuk tempat kerja/bengkel

2.  Paku beton

3.  Perangkat bel/alrm atau speaker

4.  Telephone, handphone, atau Aiphone

5.  Macam-macam kartu dan surat yang sesuai dengan aktifitas perotomotifan.

Langkah Kerja

1.  Siapkan peralatan dan bahan

2.  Dengan macam kartu yang ada infentarisasikan peralatan dan bahan yang

ada pada bengkel sekolah secara teliti.

3.  Pasanglah alat informasi fisual yang ada pada bengkel sekolah sesuai tempat

dan jenisnya secara benar.

4.  Operasikan Telphone,hand phone atau Aiphone yang ada pada bengkel

sekolah secara benar.

5.  Tanyakan pada petugas bengkel sekolah tentang penservisan kendaraan atau

engine yang ada kemudian isilah data pada kartu servis yang ada dan

gantungkan kartu pada kendaraan/engine yang dimaksud.

6.  Buatlah laporan kerja pada buku tugas.

BAB III

EVALUASI

A. Kriteria dan Instrumen Penilaian

 

    1. Kriteria Penilaian Pengetahuan  (Tes Formatif)

       a. Siswa dapat skor 7 (tujuh) bila tingkat kebenaran jawaban tiap

            item soal antara 70 % s/d 80 %.

       b. Siswa dapat skor 8 (delapan) bila tingkat kebenaran jawaban

             tiap  item soal antara 81 % s/d 90 %.

       c. Siswa dapat skor 9 (sembilan) bila tingkat kebenaran jawaban

             tiap item soal antara 91 % s/d 100 %.

       d. Setiap item soal harus mendapat nilai minimal 7 (tujuh).

            Bila belum mencapai nilai tujuh siswa wajib belajar kembali dan

            mengulang pada item tersebut.

 

     2. Kriteria Penilaian Praktik

      

NO.

ASPEK YANG DINILAI

INDIKATOR KEBERHASILAN

PENILAIAN

YA

TIDAK

7

8

9

 

1

2

3

4

5

6

7

1.

Inventarisasi media informasi pada tempat kerja Dapat mendata alat informasi yang ada pada tempat kerja secara maksimal.

2.

Dapat membuat alat informasi sederhana untuk tempat kerja Dapat membuat alat komunikasi yang ditentukan dengan benar.

3.

Menerapkan penggunaan alat komunikasi. * Dapat memasang

peralatan informasi di

tempat kerja.

* Menggunakan kartu

servis,pencatatan alat

dan barang,kartu

peminjaman alat dan

sebagainya.

* Dapat mengisi surat

perjanjian kerja,

pengiriman dan

penerimaan barang

dll.

* Dapat menggunakan

Speaker dengan

benar.

* Dapat menggunakan

Telephone, Hand

phone, atau Aiphone

dengan benar.

4.

K3 dan SOP Dapat menerapkan K3 dan SOP.
JUMLAH:

 

CATATAN:

1.  Nilai 7,00 (Lulus Baik/YA), tepat waktu dan memenuhi standar minimal

yang dipersyaratkan.

2.  Nilai 8,00 (Lulus Amat Bai k/YA), waktu lebih cepat dan memenuhi standar

minimal yang dipersyaratkan.

3.  Nilai 9,00 (Lulus Istimewa/YA), waktu lebih cepat dan kualitas melebihi

standar minimal yang dipersyaratkan.

DAFTAR KEMAJUAN SISWA

NAMA SISWA :  …………………………………………………………..

NIS                :   ………………………………………………………….

 

NO

TES FOR 1

TES

FOR 2

TES PRK 1

TES PRK 2

KETERANGAN

 

N1

N2

N3

N4

N =

 

(2xN1)+(2xN2)+(3xN3)+(3xN4)

     

                          10

 

1.

       

2.

       

3.

       

4.

       

5.

       

6.

       

7.

       

8.

       

9.

       

10.

       

     

 

 

 

 

N = ……………..

 

 

 

CATATAN:  Daftar kemajuan hanya diisi nilai materi yang sudah   

                   memenuhi standar minimal kelulusan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

Bagi Anda yang belum memenuhi standar kelulusan yang ditentukan, wajib mengulangi belajar pada modul ini, terutama pada item-item soal yang belum memenuhi standar kelulusan. Bagi Anda yang sudah berhasil lulus mendapatkan nilai akhir minimal 7,00 (tujuh koma nol nol) dapat melanjutkan ke modul berikutnya. Artinya Anda boleh mengajukan ‘Uji Kompetensi’ untuk mendapatkan sertifikat bahwa telah menyelesaikan modul ini!.

DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. Drs. (Tahun 2001). Keselamatan Kerja Bengkel Otomotif.

Jakarta : Bumi Aksara.

Noname. (Tahun 2004). Buku Garansi dan Servis. Jogyakarta : PT Sumber

Baru Motor

Noname. (Tahun 2004). Buku Petunjuk Pemilik. Jogyakarta : PT Sumber Baru

Motor

PPM ITB. (Tahun 2004). Kontribusi Komunikasi Tempat Kerja.

Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Dirjen Pendidikan Dasar dan

Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.

About these ads

Posted on April 21, 2011, in ilmu, otomotif. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: