Bikin Yamaha Jupiter-Z Gak Lemot Lagi


Kampas kopling FR80 pilihannya

Solusi supaya Yamaha Jupiter-Z enggak lemot kaitannya dengan kondisi kampas kopling. Seperti kampas kopling Jupiter-Z milik Airul yang tinggal di Jl. Pancoran Barat, Jakarta Selatan, ini jadi gak bisa pergi kuliah. “Memang beberapa hari ini Yamaha Jupiter-Z keluaran 2008 milik saya jadi agak lemot,” kata Airul Anwar.

Karena gak mau ambil risiko, pria berbadan gempal ini mengelandangnya ke bengkel sohibnya Mins Motor (MM) di Jl. Mampang Prapatan 11, No. 14, Jakarta Selatan.

Di sana pria yang kerap disapa Inul ini bertemu dengan Muhammad Amin (mekanik MM). Inul menceritakan apa yang telah dialaminya kepada mekanik MM.

Amin pun ingin tahu apa yang diderita motornya. Setelah dibongkar baru ketahuan kalau kampas kopling sudah habis.

“Maklum namanya motor sudah lama pasti habis terkena gesekan. Kalau peranti ini mengalami keausan, motor dipastikan akan selip dan boros bensin,” urai Amin.


Punya FR80 lebih tebal dari punya Jupiter-Z

Sistem kerja kampas kopling adalah memberi dongkrakan ke mesin saat pengendar memasukkan gigi, karena kampas kopling salah satu peranti transfer tenaga. Karena kerjanya bergesekan dengan pelat kopling, maka mau tidak mau itu pasti akan habis,” tambah mekanik ramah ini.

Biar lebih awet dan tenaga makin oke, Amin mengadopsi kampas kopling Suzuki FR-80 menggantikan bawaan Jupiter-Z. Untuk pakai kampas kopling Suzuki ini butuh penyesuaian. Emangnya gak langsung pasang apa ya?

Ya enggak lah. Karena kampas kopling FR80 lebih lebar dan tebal ketimbang Jupiter, maka tempat wadah KK atau biasa disebut kaki empat mesti dikikis sesuai ukuran kampas kopling.

“Seandainya part itu tidak dipapas, kampas kopling enggak akan bisa dipasang,” tutur pria humoris ini.

Merembet ke yang lain? Tentunya! Karena selain itu, rumah kopling juga ikut diperbesar dengan cara praktis. Yakni, digerinda atau dikikir bagian kaki-kakinya. “Kurang lebih 1-2 mm,” bilang mekanik ini sambil tersenyum karena hasilnya motor Inul jadi bertenaga.

Posted on October 14, 2011, in ilmu, otomotif. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: